KOTAMOBAGU – Tiga kelompok tani nenas mendapat bantuan dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut). Bantuan berupa mesin pengolahan nenas itu diserahkan Kepala BI Gunawan dan diterima Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, di Kelurahan Mongkonai Barat, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Dalam sambutannya, Nayodo berpesan agar petani nenas yang menerima bantuan senilai Rp185 juta itu dapat memanfaatkannya dan menjaganya dengan baik serta digunakan sesuai peruntukkannya.

“Bantuan mesin yang diberikan ini harus digunakan dengan baik, sehingga tujuan dari pemberian bantuan yaitu untuk meningkatkan kualitas serta hasil hasil produksi nenas dapat terwujud,” kata Nayodo.

Nayodo mengungkapkan, nenas merupakan salah satu potensi unggulan yang dimiliki Kota Kotamobagu. Oleh karena itu, pengembangannya terus dilakukan dengan sasaran adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kota Kotamobagu cukup unik. Meski wilayah perkotaan tapi memiliki area perkebunan yang cukup luas. Nenas menjadi salah satu unggulan di bidang perkebunan. Area perkebunan nenas mencapai 136 hektare, dengan produksi rata-rata 10 ribu per  hektar,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Nayodo juga mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada pihak BI yang telah memberikan bantuan tersebut.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Kotamobagu menyampaikan terima kasih. Dengan adanya bantuan ini kami berkeyakinan produksi nenas akan meningkat, begitu juga dengan kesejahteraan petani. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan tak hanya pada petani nenas saja, tapi juga kepada petani lainnya,” sebut Nayodo.

Kepala BI Perwakilan Sulut, Gunawan, mengatakan pemberian bantuan itu merupakan tindak lanjut dari kerja sama Pemkot Kotamobagu dengan BI Perwakilan Sulut tentang pengembangan potensi nenas di Kota Kotamobagu.

“Kami melihat komoditas nenas sangat potensial. Lahannya luas, ukurannya besar dan rasanya manis. Ini yang menjadi alasan kami memberikan bantuan kepada petani di sini,” katanya.

Ia berharap, bantuan yang diberikan itu dapat bermanfaat bagi para petani, terutama dalam meningkatkan hasil produksi nenas.

“Harapan kami, bantuan ini menjadi pemicu bagi Pemerintah Kota Kotamobagu untuk sama-sama bersinergi mengembangkan nenas di daerah ini,” harapnya