KOTAMOBAGU- Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkot  Kotamobagu yang bergerak dibidang pelayanan publik, diimbau untuk melakukan transaksi administrasi secara non tunai.

“Jadi sistem inilah akan akan kami terapkan, integrasi pelayanan mulai dari administasi sampai dengan uang harus non tunai atau lewat Bank. Dari pemohon langsung ke bank. Jadi tidak ada lagi transaksi fisik. Baik pelayanan apapun harus secara Non tunai,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Ahmad Yani Umar, Selasa (18/12/2018).

Ia mencontohkan, seperti pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Pemohon harus membayar biaya admistrasi melalui Bank.

“Seperti IMB, segala bentuk administrasi tidak ada lagi traksaksi fisik tetapi harus non tunai atau pembayarannya melalui Bank. Tujuannya yang pertama, mempermudah pelayanan dalam pengurusan administrasi. Yang kedua tidak ada transaksi tunai antara pemohon dan pengurus,” ujarnya.

Menurutnya, Pihak terkait atau OPD yang ada harus bekerja sama dengan pihak Bank dalam hal transksi non tunai tersebut.

“Yang sudah berjalan itu Bappelitbangda, BPKD, PUPR, PRKP, Dinkes RSUD. Dan semua OPD yang berkaitan dengan pelayanan publik itu akan menyusul,” pungkasnya