KOTAMOBAGU– Puluhan mahasiswa Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK) mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu, Senin (17/12/2018).

Kedatangan mereka, untuk mendesak DPRD Kotamobagu membentuk Panitia Khusus (Pansus) agar dapat menyelesaikan berbagai dugaan kejanggalan yang terjadi di kampus UDK.

“Kami mendesak agar DPRD membentuk Pansus untuk membantu mahasiswa menyelidiki berbagai kejanggalan di kampus,” kata Samsul, orator aksi.

Kisruh yang terjadi kurang lebih Tiga pekan ini, puluhan mahasiswa mogok kuliah. Mereka mengatakan, diadakannya mediasi antara mahasiswa dan yayasan serta pihak rektorat pada Jumat lalu, tidak membuahkan hasil dan solusi.

“Mediasi kemarin tidak membuahkan hasil sama sekali. Kami mogok kuliah karena persoalan di kampus tak kunjung terselesaikan. Alasan dari yayasan dan rektorat pun tak jelas,” ujarnya.

“kami merasa dipermainkan oleh yayasan dan rektorat, bahkan kami diancam dikeluarkan dari kampus. Tuntutan kami jelas, kami punya data. Salah satunya biaya SPP yang mencapai Rp2.950.000 itu kok tidak ada sossialisasi kepada mahasiswa, bahkan fasilitasnya juga tak menunjang. Mirisnya kami disuruh keluar kalau kami merasa itu mahal,” kata Samsul.

Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kotamobagu, Agus Suprijanta didampingi Sekretaris Dewan saat menerima aspirasi mahasiswa mengatakan, permintaan dibentuknya Pansus UDK direspon positif.

“Saya merespon positif apa yang menjadi keluhan dan permintaan mahasiswa untuk dibentuknya pansus UDK,” katanya.

Namun demikian lanjut Agus, mahasiswa harus menyurat secara resmi atas tuntutan mereka dan ditujukan ke Ketua DPRD Kotamobagu.

“Kami sarankan tolong tunjukan surat resmi sehingga dokumen itu akan kami bawa di rapat Badan Musyawarah (Banmus). Sebab ada mekanismenya, nanti melalui rapat Banmus, maka akan diusulkan dan dimusyawarahkan oleh seluruh fraksi pembentukan pansus ini, sebab ini punya dasar dan landasan hukum. Karena jika tidak ada landasan itu, kami pun tak berani,” pungkasnya.

Aksi mahasiswa di Kantor DPRD Kotamobagu berjalan aman dan tertib serta mendapat pengawalan dari pihak Kepolisian Polres Kotamobagu.