KOTAMOBAGU– Sudah jatuh tertimpa tangga. Peribahasa ini dialami Wan, yang menurut pengakuannya adalah warga Kelurahan Motoboi Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur.

Diduga mencuri tabung gas Elpiji ukuran 3 kilo gram di salah satu warung milik warga Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kamis (06/12/2018) sekira pukul 18.15 wita, dirinya babak belur dihajar massa yang marah.

Menurut Muhlis Sanusi (52), pemilik warung, saat dirinya pulang dari Masjid menunaikan solat Magrib, didepan warungnya terlihat pelaku yang diperkirakan berusia 30an tahun itu, mengangkut tabung gas Elpiji ke dalam sebuah bentor (Becak motor).

Merasa penasaran, Sanusi kemudian menanyakan maksud dari pelaku mengangkut Elpiji miliknya tersebut.

“Dia (Pelaku) menjawab, jika dirinya disuruh oleh salah satu warga Kelurahan Motoboi Besar. Saya pun tak kenal nama yang ia sebut menyuruhnya itu. Kemudian dengan gugup, pelaku ini kembali menurunkan tabung milik saya yang sudah diangkutnya di dalam bentor,” ungkap Sanusi.

Warga setempat yang melihat hal itu kemudian datang. Satu persatu menanyai pelaku, hingga akhirnya pelaku pun dihadiahi pukulan.

Beruntung, Tim Tambora Polres Kotamobagu yang melakukan patroli di kawasan tersebut, langsung mengamankan pelaku dari amukan massa.

“Pelaku sudah diserahkan ke petugas piket, selanjutnya akan diperiksa oleh penyidik. Tentunya akan kita proses sesuai perbuatannya,” kata Kasat Sabhara Polres Kotamobagu, AKP ┬áSuprijadi.