KOTAMOBAGU-Dalam waktu dekat Inspektorat Kota Kotamobagu, akan menyerahkan hasil aduit investigasi pengadaan sollar cell desa Bungko Kecamatan Kotamobagu Selatan.

Hal tersebut dilakukan pihak inspktorat untuk menindaklanjuti permintaan Kejari Kotamobagu beberapa bulan lalu, setelah pemeriksaan kepada Sangadi (Kepala Desa,red) Bungko SK alias Sa.

“Namanya juga investigasi kan tidak serta merta selesai, karena investigasi itu perlu cari sampai permasalahan terkecil. Jadi sekarang ini masih sementara dalam proses tinggal perampungan,” ungkap Kepala Inspektorat Kotamobagu, Sair Lentang.

Lanjutnya, sebelum diserahkan ke Kejari Kotamobagu, Inspektorat masih akan melakukan koordinasi dengan pimpinan daerah.

“Kejari memang sudah minta keterangan dari tim audit dari inspektorat, satu dua hari kedepan akan diserahkan ke Kejari, tapi kami juga masih akan koordinasi dengan pimpinan, kan pimpinan juga saat ini masih berada di luar daerah,” ujar Sair.

Audit investigasi ini dikhususkan pada pengadaan sollar cell desa Bungko. Pengadaan yang bersumber dari anggaran dana desa Tahun 2017 ini diduga terjadi penyelewengan, berdasarkan laporan masyarakat desa setempat ke Kejari Kotamobagu, beberapa waktu lalu

“Kami sudah meminta inspektorat Kotamobagu melakukan audit investigasi terkait dugaan penyelewengan pada kegiatan pengadaan sollar cell di desa Bungko. Permintaan itu sudah kami samapaikan sekitar satu bulan lebih yang lalu. Namun sampai saat ini hasil audit itu belum diserahkan kepada kami,” pungkas Kepala Kejari Kotamobagu melalui Kepala Seksi Intelijen, Evans Sinulingga SE SH MH.

Selain menunggu hasil audit investigasi inspektorat, Evans menerangkan, akan menindaklanjuti penyampaian Sangadi Bungko, dimana pengadaan sollar cell melalui dana desa ini tidak hanya di desanya saja. Akan tetapi terdapat juga dibeberapa desa yang lain di Kota Kotamobagu.

“Kita akan lakukan Pulbaket (Pengumpulan Bahan dan Keterangan) terkait pengadaan solar cell yang disebut oleh Sangadi. Saya akan tindaklanjuti dan saya akan mempelajarinya,” terang Evans.