lomba desa/kelurahan
Kepala Dinas PMD Kotamobagu, Teddy Makalalag

KOTAMOBAGU- 2019 mendatang,pengelolaan dan penggunaan Dana Desa (Dandes) focus pada pemberdayaang masyarakat. Hal ini dilakukan untuk bisa menekan angka kemiskinan di daerah.

“Dana desa yang ada, harus lebih difokuskan ke persoalan pemberdayaan masyarakat, dimana salah satu programnya adalah penanggulangan kemiskinan lewat sejumlah kegiatan seperti padat karya dan penyediaan lapangan kerja,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pemkot Kotamobgau Tedy Makalalag.

Dijelaskan, penggunaan dandes tersebut harus bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dimana hal tersebut merupakan salah satu tujuan diprogramkannya Dana Desa oleh pemerintah pusat.

“Dandes ini diharapkan seluruh program yang disusun benar-benar menyentuh langsung ke kepentingan masyarakat, baik itu dari segi infrastruktur maupun suprastruktur. Lebih dari itu, kesejahteraan masyarakat lewat Dandes ini harus bisa meningkat dan nantinya akan dievaluasi,” ujarnya.

Menurutnya,  salah satu hal yang harus dilakukan untuk peningkatkan kesejahteraan warga yang bermuara pada menurunnya angka kemiskinan, adalah pengembangan Badan Usaha MIlik Desa (BUMDes) lebih kreatif dan inovatif.

“BUMDes ini jika diperkuat dan diperluas akan berdsampak positif juga ke perekonomian warga,” tandasnya.