KOTAMOBAGU- tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material terhadap kasus kebakaran yang terjadi di wilayah Kotamobagu sepanjang tahun 2018, mencapai Rp1,7 miliar.

Nilai kerugian ini berdasarkan hitungan dari 2 gedung, 10 rumah, 1 perusahaan dan 2 kantor yang terbakar. Tahun 2018 ada 15 kasus kebakaran. Dari kasus itu diperkirakan mengalami kerugian material sebanyak 1,786.000.000.

“Beruntung dari kasus itu tidak ada korban jiwa,” ungkap Kepala Bidang Damkar Erwin Sugeha, Senin (17/12/2018).

Erwin menuturkan, dibanding tahun 2017 lalu jumlah kasus kebakaran di tahun ini berkurang. Yakni, 25 bangunan permanen.

“Tetapi jika dihitung kerugian materinya tahun lalu hanya 1,3 miliar,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, wilayah yang paling dominan kasus kebakaran di Kecamatan Kotamobagu Barat. Hal ini disebabkan, pemukimannya padat.

“Saya imbau jika mau keluar rumah, di perhatikan colokan kabel dipastikan harus off, konfor harus di pastikan mati. Sehingga tidak ada hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi. Karena faktor penyebab kejadian paling dominan kebakaran bersumber disitu,” imbaunya.