KOTAMOBAGU– Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama pihak Bank BNI 46 Kotamobagu, mulai melakukan survei terkait rencana pemasangan Aplikasi EduPatrol, yang berfungsi untuk mengawasi aktifitas siswa saat berada di kawasan sekolah.

Kepala Data Center Kotamobagu, Rudy Yuanto Unu mengatakan, survei dilakukan Diskominfo, BNI 46 dan Dinas Pendidikan tersebut, sebagai tindak lanjut pertemuan antara Walikota Tatong Bara dan Bank BNI Kotamobagu beberapa waktu lalu.

“Survei sudah dilakukan hari ini di dua sekolah. Yakni, SMP Negeri 4 dan SD Negeri 2 Kotamobagu. Kartu pelajar siswa sudah terintegrasj sebagai alat keluar masuk sekolah,” ujar Rudy, Kamis (15/11/2018).

Ia menjelaskan, EduPatrol adalah aplikasi Digital School yang menyediakan informasi bagi orang tua untuk memantau aktifitas murid, hasil ujian, pembayaran, jadwal belajar mengajar, guru yang mengajar. Selain orang tua, Walikota, dinas pendidikan dan kepala sekolah juga bisa mengecek aktifitas guru dan murid.

“Dengan disurvei, otomatis digital school di Kotamobagu akan segera terwujud. Survei yang dilakukan antara lain, access gate (gerbang), access door (pintu kelas), jumlah siswa, jumlah guru dan staff, jumlah ruangan kelas,” ujarnya.

Lebih lanjut Rudy mengatakan, lewat program ini, siswa juga bisa berbelanja di kantin sekolah dengan menggunakan kartu pelajar sebagai kartu pembayaran (cashless).

“Pembayaran di kantin sekolah nanti sudah non tunai. Karena kartu pelajar juga sebagai kartu pembayaran di kantin. Pembiayaan program ini yang mulai di implementasikan pada januari 2019, berasal dari CSR BNI 46 Kotamobagu, jadi tidak ada pembiayaan atau anggaran dari pemerintah,” pungkasnya.