KOTAMOBAGU- Dua perusahaan retail yakni Alfamart dan Indomaret yang beroperasi di Kotamobagu, diduga mulai enggan untuk menyediakan etalase khusus bagi produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kotamobagu.

Padahal program penyediaan etalase khusus tersebut, merupakan kerjasama dua perusahaan retail dengan pemerintah Kota Kotamobagu.

Hasil pantauan di beberapa gerai Indomaret dan Alfamart, etalase untuk produk UMKM sudah didominasi produk luar Kotamobagu. Seperti produk Kacang-kacangan, kue dan makanan lainnya. Bahkan etalasenya diletakan di baguan belakang.

Dikonfirmasi ke pihak karyawan yang bertugas, mereka mengatakan hanya produk tersebut yang tersedia.

“Memang sebelumnya ada, tapi sekarang sudah tidak masuk lagi. Soal produk yang dijual di tempat ini bukan kewenangan kami,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Kotamobagu, Herman Aray, saat dimintai tanggapannya, mengaku akan melaksanakan Sidak ke gerai Indomaret dan Alfamart.

“Saya akan mengecek langsung di lapangan sekalian kegiatan pemantauan ketersediaan bahan pokok dan makanan kadaluarsa,” tandasnya.