kotamobagu terima penghargaan
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kotamobagu, Siti Rafiqa Bora

KOTAMOBAGU – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Kotamobagu menghimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas P3A, Rafiqah Bora, menyusul ditangkapnya pelaku dugaan penculikan anak, Minggu (28/10/2018) lalu, di Desa Solimandungan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Kata Rafiqah, Dinas P3A lewat Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), sudah menyampaikan sosialisasi dengan dor to dor ke sekolah – sekolah maupun kelurahan/desa untuk lebih hati – hati dan meningkatkan pengawasan terhadap anak.

“P2TP2A juga akan berkoordinasi dengan Polres demi keamanan anak – anak di Kota Kotamobagu” ujar dia, Rabu (31/10/2018).

Dugaan penculikan yang terjadi kata Rafiqah, sudah mengancam keselamatan anak -anak.

“Jadi, tolong para orangtua lebih intens lagi mengawasi tempat bermain anak. Jangan sampai keluar di tempat umum untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan,” imbaunya.

Dirinya juga menyarankan kepada para orang tua agar banyak berkomunikasi dengan anak – anak dan memperhatikan jam bermain mereka.

Diketahui 4 orang anak menjadi korban adalah warga Sampana Kelurahan Kotamobagu. mereka adalah Mouren Pelealu (8), Pujiani Tatontos (10), Rafael Pelealu (12) dan Gley Suoth (8).