KOTAMOBAGU– Meski memiliki gangguan jiwa, Princes Simi kerap terlihat seperti orang normal pada umumnya. Dengan kondisi hamil tua, Princes Simi terlihat gembira menunggu calon bayinya lahir.

Bahkan, saat dirinya datang ke salah satu warung kopi di Kotamobagu, dirinya tak segan-segan mengatakan dengan menggunakan bahasa isyarat kalau dirinya mendapat bantuan baju bayi dari sejumlah warga.

Tak hanya itu, sesekali dirinya meminta warga untuk memegang perut buncitnya karena bayi dalam kandungannya sering bergerak.

Namun, banyak warga khawatir jika Princes Simi melahirkan di tempat umum. Hal itu dapat mengancam nyawanya bahkan bayinya tersebut.

“Kami berharap agar ada relawan dari pemerintah untuk dapat membantu Simi melahirkan. Kasihan jika dia melahirkan di mana tempat ia datangi,” kata Ibu Fatma Simbala, warga Kotamobagu.

Menurut warga, karena merasa ibah dan kasihan, mereka pun sering memberikan Simi makanan hingga pakaian.

“Dia sering lewat dan mampir di rumah saya, saya berikan baju dan belikan juga baju bayi buat dia. Yah, semoga saja dia dan anaknya bisa selamat karena tidak ada keluarganya di sini,” ujarnya.

Diketahui, Princes Simi sudah beberapa kali diinformasikan ke pihak Pemkab Boltim untuk dapat menanganinya. Sebab, Simi adalah warga Desa Bai, Kecamatan Modayang yang berhak mendapat bantuan dari pemerintah setempat.