KOTAMOBAGU – Warga Kota Kotamobagu serta yang ada diwilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR), diharapkan agar tidak mudah terprovokasi dengan isu sesat yang sengaja dihembuskan oleh sejumlah oknum tidak bertanggung jawab  yang dapat menganggu Kantibmas.

Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Koerniawan menyampaikan, agar masyarakat di Kota Kotamobagu tidak mudah terpengaruh dengan informasi yang belum diketahui kebenarannya. Sebab, jangan sampai informasi informasi bersifat Hoax, bisa mengakibatkan perpecahan dan ketentraman di tengah tengah masyarakat. Apalagi toleransi serta kerukunan  masyarakat di Kota Kotamobagu serta Sulut terjalin dengan baik selama ini.

“Masyarakat diminta tetap tenang serta jangan sampai terpancing dengan isu yang bersifat Hoax. Ingat slogan Moto Tompia’an, Moto Tabi’an Bo Moto Tano’ban (Salin memperbaiki, Saling menyanyangi, Saling menginggatkan) karena torang smua basudara,”ujar Nayodo, Rabu (17/10/2018).

Sementara itu, Kapolres Kotamobagu AKBP Gani F Siahaan menegaskan, jika pihak Kepolisian mengimbau kepada masyarakat agar hati hati menggunakan Media Sosial (Medsos). Agar tidak berhadapan dengan hukum ketika menyebarkan berita bersifat Hoax.

“Gunakan Medsos dengan bijak. Karena jika disalah gunakan bisa berdampak hukum buat diri sendiri dan orang lain, ketika menyebarkan berita yang belum diketahui kebenarannya,” tegas Siahaan.

Dikatakan, masyarakat Kotamobagu dan BMR agar lebih pintar melihat dan mendengar berita atau informasi yang disebarkan melalui Medsos. Jika masih ragu alangkah baiknya diklarifikasi langsung ke sumber tersebut, jangan langsung disebarkan begitu saja.  Sebab, penyebar Hoax akan kita tindak tegas.

“Mari kita jaga bersama Kantibmas. Jangan sampai kerukunan ditengah tengah masyarakat yang terbangun selama ini dengan baik, dirusak hanya karena informasi Hoax,” tandasnya