KOTAMOBAGU — Sebanyak enam siswa titipan dari Sulawesi Tengah (Sulteng), korban bencana alam melaporkan keadaan mereka untuk bisa direkomendasi di sekolah yang berada di sekitar rumah keluarga yang menjadi tempat mengungsi sementara di Kota Kotamobagu.

Hal ini dikatakan, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Rastono Sumardi, Jumat (05/10/2018). Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) membuka penerimaan siswa titipan dari Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Disdik akan mempermudah penerimaan siswa titipan sekolah untuk para korban gempa dari Sulawesi Tengah,” kata Rastono.

Lanjut Rastono, hal ini merupakan tanggung jawab besar untuk masa depan pelajar sebagai generasi emas bangsa, serta memiliki kepedulian terhadap yang dialami pelajar.

“Enam siswa tersebut telah direkomendasikan di tiga sekolah, yakni tiga siswa di SDN 1 Biga, dua siswa di SMP Negeri 1 KK dan satu di Molinow,” terangnya.

Adapun persyaratan siswa titipan yang memerlukan rekomendasi, yaitu memiliki surat keterangan kelurahan setempat dan surat pengantar kelurahan yang ditujukan ke Dinas Pendidikan. “Rekomendasi segera diberikan sesuai sekolah yang menjadi tujuan siswa titipan. Dengan harapan sekolah dapat mempermudah siswa selama berada di sekolah,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kotamobagu, Hendra Mokoagow mengatakan, pihaknya membuka lebar penerimaan siswa titipan tersebut. Dia mengatakan, pendidikan sangat penting bagi anak-anak terutama mereka yang menjadi korban bencana di Sulteng.

“Saya sudah mendapatkan kabar soal ini, tentunya kami sangat terbuka. Di sini kami berharap para calon siswa itu akan mengenyam pendidikan yang baik, tentunya kami juga akan memberikan yang terbaik untuk mereka,” ujarnya.