KOTAMOBAGU– Dibentuk sekitar 6 tahun lalu, Kelompok Budidaya Pembibitan Ikan, Toya’ Naton, Desa Bungko, Kecamatan Kotamobagu Selatan, berhasil memasarkan bibit ikan bukan hanya di Kotamobagu, tetapi juga di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR).

“Sejauh ini bibit saja yang paling banyak dijual. Ikan makan atau ikan produksi hanya hari besar saja, maksudnya, satu tahun sekali dipanen. Pembelinya juga tak hanya daru Kotamobagu, ada yang dari Dumoga, Tutuyan, dan sejumlah daerah di BMR,” kata Isan Pokoba.

Dijelaskannya, Kelompok Toya’ Naton ini, juga melakukan budidaya pembibitan beberapa jenis ikan, termasuk jenis Gurame.

“Di sini tak hanya ikan Nila saja, ada ikan Mas, dan yang paling banyak adalah ikan Gurame. Walaupun harga Gurame lebih mahal dari jenis yang lain. Perekor ikan Nila ukuran 2,3 bisa dijual Rp. 1000,00 tapi kalau ikan Gurame, ukuran 2,3 bisa dijual Rp. 5000,00 – Rp. 6000,000. Jadi harganya memang mahal,” ujarnya.

Menurutnya, Kelompok Toya’ Naton sudah pernah mendapat bantuan bibit ikan Nila dari Pemkot Kotamobagu.

“Iya, dari Perikanan, ada 6000 ekor bibit ikan Nila, dan ini disebar di beberapa kolam ikan,” jelasnya.

Harus diakui, lanjutnya, kurangnya lahan menjadi kendala bagi mereka.

“Kolam ikannya kan cuma beberapa saja, kurang lahan saja kendalanya, selebihnya soal makanan ikan dan yang lainnya tidak ada masalah,” terangnya.

Dirinya berharap, usaha pembibitan ikan milik Kelompok Toya’ Naton, bisa terus berkembang, dan menjadi sentra penjualan bibit ikan.

“Semoga tetap baik-baik saja. Yang pasti semua berharap yang terbaik, dan kami bisa terus mengembangkan ini,” pungkasnya.