KOTAMOBAGU– Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Pepatah ini menggambarkan tentang sifat, karakter hingga kegemaran seorang anak tidak┬ájauh berbeda dengan Ayah atau Ibunya.

Seperti Nazwa Azzahra Paputungan. Bocah Lima tahun asal Desa Kopandakan Satu, Kecamatan Kotamobagu Selatan, yang masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK) ini, mewarisi bakat Ayahnya dalam melukis sejak masih berusia Tiga tahun.

Karena bakat tersebut, anak dari pasangan suami isteri, Fahmy Paputungan dan Mega Mokolintad ini, berhasil menjuarai lomba mewarnai tingkat Anak Usia Dini se-Kotamobagu, yang digelar Dinas Pemberdayaan Petempuan dan Perlndungan Anak (DP3A) Kotamobagu.

Bocah perempuan kelahiran Kopandakan, 3 Mei 2013 tersebut mampu mengalahkan ratusan peserta lainnya dengan hasil karya yang luarbiasa.

“Hasil karya dari adik Nazwa sangat baik. Sebab selain mampu memadukan komposisi warna, dia juga mampu mengetahui objek gambar yang harus diwarnai sesuai dengan karakter gambar,” ujar Kepala DP3A, Siti Rafiqah Bora.

Ayah dari bocah yang akrab disapa Nana itu mengaku, anaknya sering meniru saat dirinya sedang melukis. Sesekali Nana pun diajari cara menggunakan pewarna hingga trik menggambar.

“Saat saya sedang melukis, Nana ikut-ikutan juga melukis di buku gambarnya. Bahkan, saya juga ketika membuka latihan melukis, Nana pun ikut ambil bagian bersama dengan siswa lainnya belajar melukis,” kata Fahmy.

Tak hanya melukis, Nana juga sangat menyukai musik. Orang tuanya pun turut mendorong keinginan dan bakat dari anak semata wayang mereka itu.

“Nana adalah anak kami satu-satunya. Banyak bakat yang ia miliki sejak kecil. Selain melukis, Nana juga sangat gemar bermain gitar. Nah, saya pun mengajarinya meski baru nada dasarnya saja,” ujar Fahmy.

“Nana lebih banyak bersama Ayahnya. Sebab, dia sangat ingin belajar lukis atau musik. Namun saya dan Ayah Nana juga mendidik Nana untuk belajar mengaji, salat, membaca, berhitung hingga hal-hal yang anak seusianya butuhnkan,” tambah Mega, ibu Nana.

Mereka berharap, bakat anak mereka itu akan terus berkembang dan bisa membanggakan kedua krang tua.

“Harapan kami semoga Nana jadi anak.yang Soleha, serta pintar dan rendah hati. Kami juga berharap kegiatan seperti lomba mewarnai, atau semacamnya rutin digelar untuk memacu semangat anak kami anak-anak yang ada di Kotamobagu,” harapnya.