KOTAMOBAGU– Guna mendukung pemecahan rekor Museum Rakor-Dunia Indonesia (Muri) Tari Gemu Famire, ratusan keluarga besar Kodim 1303 Bolaang Mongondow, ASN, Polri dan para Siswa Kotamobagu mulai melakukan latihan di Lapangan Boki Hotinimbang Kotamobagu, Jumat (31/08/2018).

Dandim 1303 Letkol Inf Sigit Dwi Cahyono mengatakan, latihan tersebut untuk memaksimalkan kesiapan dalam rangka  mengikuti pemecahan rekor MURI tari Fa Mi Re yang dilakukan serentak pada 4 September mendatang yang akan dipusatkan di Manado.

“Ini kesiapan memecahkan rekor muri, nanti ini diselenggarakan seluruh Indonesia dan untuk Sulut akan di pusatkan di Manado dengan kekuatan 13 ribu. Disini kami sediakan kurang lebih 1.600 peserta dengan melibatkan semua pihak, baik pemerintah, Polri dan lainnya,” jelas Sigit

Dikatakannya, pemecahan Rekor MURI tari Fa Mi Re tersebut juga untuk menjaga kebugaran serta ajang silaturahmi antara TNI, Polri dan ASN.

“Tentu ini juga untuk mempererat rasa kebersamaan dan mewujudkan persatuan dan kesatuan bagi para prajurit, Polri, ASN, Masyarakat, Mahasiswa dan Pelajar,” katanya

Dia mengimbau agar semua pihak dapat berpartisipasi dalam pemecahan rekor tersebut.

“Kita tidak memaksakan, pihak yang mau berpatisipasi diberikan ruang, tetapi kita himbau agar dapat meramaikan kegiatan nanti agar pelaksanaan berjalan sesuai yang diharapkan,” imbuhnya

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, mendukung pelaksanaan pemecahan rekor muri tari gemu famire tersebut.

“Ini sangat baik dengan melibatkan Pemerintah, tentu ini akan kita suport, namun tetap menunggu arahan Walikota pada hari puncak pelaksanaannya nanti,” kata Kepala Dinas Kominfo Kotamobagu Ahmad Yani Umar.