KOTAMOBAGU– Detik-detik upacara HUT ke-73 RI tinggal hitungan jam saja. Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ini, para Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kotamobagu mengaku deg-degan.

“Nervous (deg-degan) sekali kak. Sampai enggak bisa tidur tadi malam,” kata Fitri Afriani Supardi, anggota Paskibraka asal SMK Negeri 1 Kotamobagu.

Hal sama dirasakan oleh Muhamad Alvansya Putra Bara. Siswa SMA Negeri 1 Kotamobagu yang bertindak sebagai Danpok 8, pengibar bendera pusaka ini mengaku merasa gugup saat akan mengibarkan bendera nanti. Lantaran, mereka akan ditonton langsung oleh jutaan pasang mata.

“Deg-degan dan pastinya sangat gugup. Takut nanti di sana (Lapangan Kotamobagu) ada salah kan banyak yang tonton,” tutur siswa SMK Negeri Bali Mandara itu.

Kendati begitu, sebanyak 36 Paskibraka Kotamobagu berjanji akan menampilkan yang terbaik saat mengibarkan atau menurunkan bendera Merah Putih. Nasihat para pelatih pun akan selalu diingatnya.

“Tapi dengan keyakinan dan doa, kami optimis akan menampilkan yang terbaik nanti di depan para orang tua, masyarakat dan khususnya Ibu Wali Kota Tatong Bara,”

Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Boki Hotinimbang, rencananya akan dimulai pada, Jumat (17/8/2018) pukul 09.30 wita besok.

Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, akan menjadi Inspektur Upacara. Para pejabat pemkot, TNI, Polri, ASN, tenaga kontrak, serta unsur Fokopimda pun akan menghadiri peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di Lapangan Kotamobagu.