Abdussalam Bonde (pegang mic), Abdulrivai Mokoagow dan AKBP Yulli Setiawan.

BOLMONG – Dinas Pendidikan Kab Bolmong menggelar kegiatan sosialisasi pembangunan karakter peserta didik melalui kemitraan komite sekolah, keluarga dan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di aula SDN 1 Mongkoinit kecamatan lolak pada hari senin (6/8), dengan pemateri dari BNN Bolmong, Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, dan ketua KNPI Bolmong.

Peserta yang hadir adalah kepala sekolah perwakilan disetiap kecamatan, ketua komite dan tokoh masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan melalui kepala seksi kurikulum dan kesiswaan Abdulrivai Mokoagow menjelaskan, bahwa pembangunan karakter peserta didik melalui kemitraan komite sekolah, keluarga dan masyarakat, adalah tindak lanjut dari pendidikan penguatan karakter(PPK) yang telah diatur dalam peraturan pemerintah nomor  87 tahun 2017.

“Pendidikan karakter wajib melibatkan semua komponen masyarakat. Ini dikarenakan jumlah jam pembelajaran disekolah tak cukup dalam pembentukan sikap. Perlu ada sinergitas dari semua pihak, terutama keluarga dan masyarakat. Kita menginginkan siswa tak hanya pintar secara intelektual, tapi juga punya sikap berkarakter baik,” kata Rivai

Kepala badan narkotika Bolmong AKBP Yulli Setiawan dalam materinya mengulas berbagai jenis narkotika dan obat-obatan terlarang yang beredar, termasuk beberapa kasus yang melibatkan anak usia remaja.

“Setelah pihak sekolah dan keluarga tahu jenis-jenis obat-obatan yang berbahaya ini, harus segera disosialisaikan ke keluarga terdekat dulu kemudian ke lingkungan sekitar,” harapnya.

Sementara Ketua KNPI Bolmong, Abdussalam Bonde melihat kondisi negara kita adalah darurat narkoba. Menurutnya, fakta tersebut banyak terlihat pada generasi muda saat ini.

“Misalnya anak-anak sekarang lem ehabon dan komix dipakai untuk mabuk. Hal ini kalau tidak kita antisipasi, suatu saat mereka akan mencari obat-obatan yang dilarang tersebut,” kata Abdussalam yang juga menjabat kepala bidang di BKPP Bolmong itu.

Ia menekankan peran orangtua sangatlah penting disisi ini. Dirinya berharap anak-anak mendapat bimbingan lebih terutama dalam hal kegiatan keagamaan.