hewan kurban
hewan kurban (ilustrasi)

KOTAMOBAGU– Lokasi penjualan ternak sapi dan kambing bakal dialihkan. Hal tersebut mengingat banyaknya keluhan masyarakat dengan bau tak sedap terhadap ternak tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (DisdagkopUKM) Herman Aray melalui Kepala Bidang Perdagangan Lores Binol mengatakan, pihaknya masih mencari lokaai strategis terhadap penjualan ternak tersebut.

“Itu sudah kami pikirkan, sebelumnya memang banyak pedagang kambing jualan di pinggiran jalan, dan itu sudah banyak warga yang mengeluh makanya kami tertibkan. Kedepan kami akan tempatkan mereka di lokaai yang sudah disediakan,” kata Binol, Jumat (24/08/2018).

Untuk mengantisipasi itu, pihaknya bakal menyediakan lokasi penjualan hewan tersebut. “Lokasinya memang sulit didapatkan, juga pedagangnya belum tentu mau menjual disitu. Tapi apapun alasannya mereka harus dipindahkan karena mengganggu lingkungan sekitar,” tandasnya

“Apalagi pada saat lebaran Qurban, itu banyak pedagang yang memakai trotoar jalan. Nah itu yang itu yang perlu ditertibkan dengan mencari lokasi agar para pembeli lansung terfokus di satu tempat,” pungkas Binol.