KOTAMOBAGU– Meski dalam tahap uji coba, Aplikasi Sistem Informasi Keluhan Masyarakat (SikeMas) ternyata sangat diminati masyarakat Kotamobagu.

Aplikasi yang telah dikembangkan sejak 2017 lalu oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) ini, untuk mengetahui keluhan maupun laporan terkait pelayanan publik Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu.

“Kami sangat terbantu dengan aplikasi ini. Sebab, kami bisa curhat mengenai pelayanan maupun hal-hal yang sulit kami sampaikan secara tatap muka dengan pemerintah,” ujar Amat Monoarfa, warga Kelurahan Sinindian.

Salah satu aplikasi penunjang Smart City ini, sengaja diciptakan agar respon terhadap keluhan masyarakat bisa dilaksanakan secara cepat dan tepat.

“Saat ini, sebanyak 93 laporan dan keluhan masyarakat yang masuk melalui SikeMas. Aplikasi ini bisa diakses dengan mudah dan sudah tersedia di Playstore Smart Phone,” kata Kepala Data Center, Diskominfo, Rudi Yuanto Unu, Selasa (07/8/2018).

“93 laporan yang masuk, 53 sudah ditangani. Sementara untuk sisanya, masih dalam tahap pengkajian atau verifikasi. Karena laporan tersebut berhubungan dengan dinas vertikal misalnya PDAM, PLN dan Kepolisian,” tambahnya menjelaskan.

Kepala Bidang Informasi Diskominfo, Moch Fahri Damopolii, menambahkan, masyarakat bisa melaporkan berbagai masalah pelayanan seperti sampah, kebakaran hingga pelayanan lainnya.

“Aplikasi ini dibuat, agar pelayanan pemerintah tepat sasaran dan langsung bersentuhan dengan masyarakat,” ucapnya.

Fahri mengatakan, memang ada beberapa laporan masyarakat tidak ditindak lanjuti, dikarenakan laporan yang masuk kebayakan tentang Kamtibmas dan PLN.

“Mudah-mudahan sebelum grand louching, semua dinas vertikal sudah melakukan kerja sama,” pungkasnya.