Rumah warga yang hancur di Lombok. Foto : alinea.id

NASIONAL – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) mengirimkan 400 insinyur muda calon pegawai negeri sipil (CPNS) ke pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Hal ini disampaikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat memberikan pengarahan kepada para CPNS yang akan ditugaskan di Pulau Lombok, di Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Menurut Basuki, rumah warga yang roboh akan dibangun mulai 1 September 2018 dan ditergetkan selesai 6 bulan kemudian.

“Ke-400 tenaga pendamping itu akan diberangkatkan secara bertahap mulai Kamis, 30 Agustus 2018 dengan menggunakan pesawat Hercules milik TNI,” katanya dikutip laman Setkab.go.id.

Basuki mengatakan, perbaikan rumah yang rusak akan dilakukan oleh masyarakat secara gotong royong dengan pendampingan tenaga fasilitator. Ia memperkirakan kebutuhan tenaga pendamping untuk perbaikan sekitar 74 ribu unit rumah diperlukan sebanyak 2000 tenaga fasilitator.

“Rumah harus dibangun dengan kualitas yang lebih baik, mampu menahan guncangan gempa karena potensi gempa terjadi di masa mendatang tetap ada,” ujarnya.

“Oleh karena itu, Kementerian PUPR juga mengajak keterlibatan mahasiswa teknik PTN/PTS untuk menjadi bagian dari tim fasilitator sebagai bagian dari KKN mahasiswa dalam mempercepat proses rehabilitsi dan rekonstruksi,” tambahnya.

Penulis : Mathox Kadullah