Muh Agung Adati (Baju hijau). Foto : Facebook/Muh Agung Dati.

KOTAMOBAGUKotamobagu adalah daerah yang dikenal akan kuliner serta budaya yang khas. Meski tidak memiliki destinasi wisata alam yang besar, Kotamobagu mampu menghipnotis wisatawan asing maupun lokal untuk berkunjung ke daerah ini.

Hal tersebut berdasarkan angka wisatawan yang datang ke Kotamobagu. Tahun 2016, jumlah wisatawan yang datang mencapai 49.947 orang. Angka itu kembali meningkat pada tahun 2017 dengan angka 50.158 dan naik dua kali lipat pada tahun 2018.

“Tahun ini angka wisatawan yang berkunjung meningkat sampai 3 persen dibandingkan dua tahun lalu,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kotamobagu, Moh Agung Adati, Rabu (04/7/2018).

Daerah ini juga memiliki infrastruktur dan fasilitas publik berbasis Smart City yang turut mendongkrak peningkatan kunjungan wisatawan.

“Posisi Kotamobagu lebih presentatif, sehingga itu banyak wisatawan yang datang ke sini,” ujarnya

“Wisatawan yang datang selain untuk melihat langsung kebudayaan hingga mencicipi kuliner khas kita, mereka juga membutuhkan penginapan. Ada juga yang datang berwisata ke daerah lain di Bolmong Raya. Namun, pasti mereka akan ke Kotamobagu untuk menginap,” sambungnya.

Dengan begitu lanjut Agung, pihaknya terus meningkatkan potensi daerah agar peningkatan kunjugan wisatawan akan semakin besar.

“Pemerintah berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan lokal melalui kegiatan yang mengangkat berbagai potensi daerah seperti budaya, kuliner dan lainnya serta menggenjot objek destinasi wisata alam dan buatan. Ini sangat berpengaruh pada peningkatan ekonomi masyarakat juga sebagai sumber PAD,” pungkasnya.