KOTAMOBAGU– Kulitas buah Nanas produksi petani Kelurahan Mongkonai rupanya mulai dikenal. Selain rasanya yang manis, buahnya pun lebih besar dari nanas pada umumnya. Sehingga tidak heran, nenas mongkonai mulai dilirik sejumlah investor yang datang dari luar daerah.

Menurut, Kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Soeko Wardoyo mengatakan, dipilihnya nenas mongkonai sebab rasanya dan kualitasnya sangat baik.

“Beberapa Bulan lalu sudah ada calon investor yang melirik nanas mongkonai ini. Nah, tinggal bagaimana kita coba membantu hingga ke pemasaran dan berkoordinasi kembali dengan investor yang datang dari cina itu,” kata Wardoyo, Jumat (27/07/2018)

Kata Dia, pihak investor yang datang beberapa waktu lalu, datang untuk berhitung tentang luas wilayah pengembangan komoditi nenas ini di Kotamobagu dan sekitarnya.

“Mereka sedang berhitung mengenai luas wilayalah. Apakah luasan yang ada dan sekitarnya termasuk BMR itu cukup untuk dikelolah oleh satu pabrik itu. Terkait dengan itu, Pemerintah juga, sudah meyakinkan dari sisi luasan mungkin sudah cukup untuk pengembangan komoditi nenas ini,” katannya

Walikota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara bersyukur dengan adanya pendampingan ini. Tatong berharap dengan pendampingan ini para petani Nenas dapat meningkatkan produksi nenas.

“Dengan adanya pendampingan ini, mudah mudahan dari sisi produksinya terjaga terus tingkatkan kualitasnya sehingga bisa menjadi sesuatu yang baik bagi petani,” ujar Walikota