jenis perijinan
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kotamobagu, Noval Manoppo

KOTAMOBAGU– Pemerintah Kota Kotamobagu terus mendorong peningkatan dan percepatan pertumbuhan ekonomi di Kotamobagu. Salah satu upaya yang dilakukan Pemkot yaitu, dengan mempermudah pengurusan Izin bagi para investor yang datang berivestasi di Kotamobagu.

Dari kebijakan pemerintah tersebut, terbukti dari tahun ke tahun iklim investasi di Kotamobagu terus mengalami perkembangan dan peningkatan yang cukup signifikan.

Kontribusi Investari pada triwulan dua 2018 diperkirakan naik. Sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonimi yang lebih tinggi.

“investasi pemerintah akan lebih banyak teralisasi di Triwulan Dua. Begitupun swasta yang terus memacu oertumbuhan ekonomi di Kotamobagu,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Noval Manoppo.

Kata Noval, memasuki Triwulan Tiga, jumlah Investasi di Kotamobagu dipastikan akan naik. “Jika dihitung jumlah investasi sejak 2014 hingga Mei 2018, nilai investasi berjumlah kurang lebih 3,6 triliun rupiah,” katanya

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi di 2018 kebanyakan didorong oleh sektor jasa. Hal tersebut terlihat dari hadirnya usaha-usaha baru. “Memang kecenderungan orang membuka usaha baru di Kotamobagu cukup tinggi. Sehinggi itu yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Kotamobagu,” pungkasnya

Grafik.

Data investasi di Kotamobagu.

2014 jumlah Investasi 353 dengan nilan investasi 94.417.859.786

2015 jumlah investasi 507 dengan nilai investasi 2.178.955.985.023

2016 jumlah investasi 621 dengan nilai investasi 606.855.720.216

2017 jumlah investasi 495 dengan nilai investasi 343.824.903.652

Mei 2018 jumlah investasi 243 dengan nilai investasi 427.729.196.097