KOTAMOBAGU– Jika Anda benar-benar mencintai minuman kopi, tak ada salahnya untuk bermimpi jadi seorang barista.

Seiring berkembangnya industri kopi di Tanah Air, profesi seorang barista terbilang menjanjikan. Tak hanya itu, menjadi barista selain memiliki skill dalam meramu kopi bercita rasa tinggi, juga terbilang sebagai seorang seniman dengan penampilan keren.

Tak hanya imej keren yang melekat pada diri seorang barista, namun passion terhadap kopi dan jenjang karir mumpuni bisa diraih.

Di Kotamobagu misalnya. Menjamurnya kedai kopi, membuat kalangan anak muda berinovasi untuk mengembangkan kemampuannya menjadi seorang barista.

“Barista selain sebagai seniman, juga terbilang profesi yang unik serta menjanjikan. Sebab, menjadi seorang barista, tidak cukup jika hanya sekadar menyeduh kopi biasa, tapi kemampuan meracik kopi berkelas internasional,” Ady Rivaldi, pemilik Kedai Interaksi Coffee.

Baca : Mongopi Kotamobagu Gelar Ngopi Suka-suka Bayar Suka-Suka

Profesi ini juga mampu mendorong produksi kopi lokal. Bahkan, barista mampu membuat nilai jual kopi biasa menjadi kopi mahal seperti yang dijual oleh berbagai kafe ternama di dunia.

“Yang tadinya kopi lokal yang dijual dengan harga murah oleh petani, akan menjadi sangat mahal ketika sudah diolah oleh barista. Jujur aja, bisa kalahkan harga kopi di negara besar di dunia lho,” kata Gally Mokoagow, barista asal Kotamobagu.

Kedai kopi yang menyediakan kopi racikan para barista seperti Warkop Jarod, Interaksi Coffee, Bijimera, Chotaffein, RedCorner, mampu membuka lapangan kerja bagi para barista.

“Alhamdulillah dengan adanya kedai kopi di Kotamobagu, banyak kawan-kawan yang sudah bisa menjadi barista. Tapi, jadi barista harus ikut latihan dulu, karena teknik meracik kopi ini yang sangat dibutuhkan,” ungkap Virgi Mandar, pemilik Warkop Jarod.

Soal pendapatan seorang barista, tidak usah ragu. Penjualan kopi yang dibanderol hingga Rp20 ribu per gelasnya, mampu meraup keuntungan besar dalam setiap bulan.

“Masalah gaji seorang barista jelas sangat besar. Sebab, pendapatan kedai dalam sebulan bisa mencapai belasan juta bahkan puluhan juta,” tambah Virgi.

Selain hasil racikan kopi yang istimewa dan bercita rasa tinggi, seorang barista juga harus mampu berinteraksi. Aktivitas kerja barista akan berfokus pada layanan ke pelanggan secara langsung. Seperti menerima pesanan, membuat bermacam minuman, melayani, hingga menjadi kasir. Seorang barista dituntut untuk multitasking, cepat dan tepat dalam melayani pelanggan.

“Iya dong, barista dituntut harus bisa berkomunikasi dengan baik pada pelanggan. Dan ingat, barista harus berpenampilan kece dan pastinya bikin pelanggan betah,” ujar Yudi Nurdin, pemilik Kedai Bijimera Coffee

Demi menjaga dan mengembangkan minat serta bakat barista hingga pecinta kopi, komunitas pun dibuat.

“Kami ada komunitasnya. Namanya Mongopi Kotamobagu. Ya, agar apa yang menjadi cita-cita kita bisa tersalurkan. Juga sebagai sarana mengangkat potensi kopi lokal hasil olahan oetani kita di Kotamobagu,” kata Furqon Abdul Aziz, owner brand lokal Black Tarsius, juga seorang Barista Kotamobagu.

“Buat kaula muda yang berminat jadi seorang barista, yuk, bergabung dengan kami di Mongopi Kotamobagu. Dan kita sama-sama majukan potensi daerah kita serta jadi barista yang profesional,” tutupnya.