KOTAMOBAGU– Badan Pusat Statistik (BPS) Kotamobagu, merilis angka pengangguran di Kotamobagu mengalami penurunan sejak tiga tahun terakhir.

Sejak tahun 2015, tercatat sebanyak 5.637 masyarakat yang menganggur, turun hingga 3.052 pada 2017 lalu. Hal ini dipengaruhi banyaknya lapangan kerja baru dan investasi yang mudah di Kotamobagu.

“Terbukanya investasi dan lapangan kerja di wilayah Kotamobagu, mampu menekan angka pengangguran,” kata Staf Pelayanan Statistik, Djamila Akuba, Kamis (19/7/2018)

Kondisi ketenagakerjaan menyangkut pengangguran tidak lepas dari sektor-sektor perekonomian yang ada. Jumlah penduduk yang bekerja di tiap sektor menjadi indikator kemampuan dalam penyerapan tenaga kerja baru.

“Selama Agustus 2016 dan 2017 sektor yang mengalami peningkatan persentase penduduk yang bekerja adalah sektor industri sebanyak 2,19 poin, sektor perdagangan dan jasa akumulasi sebanyak 2,19 poin, sedangkan sektor yang mengalami penurunan adalah sektor pertanian yaitu 0,4 persen,” ujarnya.

Meski demikian, minat masyarakat dalam mendapatkan pekerjaan mengalami penurunan. Padahal, lapangan kerja yang tersedia sangat mumpuni.

“Tingkat partisipasi angkatan kerja atau kemauan penduduk dalam mencari pekerjaan menurun. Tahun 2015 itu dari total masih ada 62,66 Persen yang berpartisipasi dalam bekerja, sedangkan tahun 2017, menurun hingga 57 96 persen,” ungkapnya.

“Cara maksimal menurunkan angka pengangguran secara signifikan, yakni banyaknya sosialisasi hingga pelatihan keterampilan,” tambahnya.