Rudi Mokoginta saat memimpin Apel Kerja Bersama. Foto : Reza Ramadhan.

KOTAMOBAGU– Libur lebaran Idul Fitri telah usai. Otomatis setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Kotamobagu sudah wajib masuk kerja dan menjalankan tugas dan fungsi seperti biasa untuk melayani masyarakat.

Meski demikian, masih banyak ASN yang sengaja menambah masa libur. Padahal, kebijakan pemerintah untuk libur dan cuti bersama sangat panjang yakni 10 hari terhitung sejak Senin, 11 Juni hingga Rabu 20 Juni 2018.

Pjs Walikota, Muhammad Rudi Mokoginta saat memberikan sambutan pada apel perdana di Lapangan Kotamobagu, Kamis (21/6/2018) mengatakan, setiap ASN harus memahami aturan yang berlaku.

“Semua ada aturan. Jika menambah libur dengan sengaja tanpa ada alasan, maka sanksinya ada seperti pemotongan TPP,” tegas Rudi.

Baca : Dua Pejabat Pemkot Baku Pukul, Ada Apa?

Ia menambahkan, terhitung hari ini setiap ASN harus kembali bekerja. Aktifitas pelayanan pun harus berjalan normal untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakat.

“Kita harus memahami aturan. Maka terihutng hari ini kita harus melaksanakan tugas dan fungsi sebagaimana mestinya. Kita merupakan pengayom dan pelayan masarakat, sehingga harus benar-benar menjalankan tugas kita sebaik mungkin,” ujar Rudi.

“Di hari pertama kita kembali bekerja, saya mengajak mari kita laksanakan tugas fungsi serta kewenagan dengan penuh ketelitian, konsisten dan bertanggung jawab, dilandasi disiplin tinggi demi melaksanakan tugas sehari-hari,” pungkasnya.

Penulis : Reza Ramadhan