KOTAMOBAGU – Lelang konstruksi untuk kelanjutan pengerjaan Masjid Agung Baitul Makmur (MABM) Kotamobagu telah mendapatkan pemenang. Dari hasil evaluasi Kelompok Kerja Konstruksi, PT. Lumbung Berkat Indonesia ditetapkan menjadi pemenang lelang.

“Sejak dibuka pendaftaran lelang, ada 15 perusahaan yang mendaftar, namun yang memasukan berkas penawaran hanya 3 perusahaan,” ungkap salah satu anggota Pokja, Affandi Tungkagi.

Tiga perusahaan tersebut yakni, PT. Lumbung Berkat Indonesia (Amurang), PT. Takabeya Teknik Konstruksi (Gorontalo) dan PT. Revival Putra Tunggal (Manado).

“Metode evaluasi dilakukan dengan sistem gugur. PT. TKK dinyatakan gugur pada tahapan evaluasi teknis penawaran, sedangkan PT. RPT dokumen penawaran yang diunggah bukan merupakan dokumen penawaran. Untuk lebih jelasnya lihat di LPSE,” terang Affandi.

Pembangunan MABM yang dianggarkan melalui APBD Kota Kotamobagu tahun 2018 memiliki nilai pagu sebesar 15 milyar rupiah di Bagian Kesejahteraan Sosial, dengan waktu pengerjaan selama 7 bulan dan waktu pemeliharaannya selama 5 bulan.

Sementara itu, harga penawaran terkoreksi PT. LBI sebesar Rp14.727.000.000 dan setelah dilakukan negosiasi harga penawaran berubah menjadi Rp14.710.000.000.

“Saat ini masih masa sanggah hasil lelang. Lamanya masa sanggah 7 hari,” pungkasnya.