Tatong Bara saat meresmikan lorong pelangi

KOTAMOBAGU – Gang atau juga biasa disebut lorong biasanya identik dengan kumuh, jorok dan rawan terjadi tindak kejahatan. Hal itu bertolak belakang dengan lorong yang ada di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Seperti yang dilakukan oleh warga di Kelurahan Mogolaing, Kotamobagu Barat. Untuk menghilangkan kesan kumuh, jorok dan rawan terjadi tindak kejahatan, warga menyulap lorong ini dengan mengecat jalanan dan tembok dengan berbagai warna warni cat.

Diantara lorong tergantung puluhan topi caping atau topi petani yang terbuat dari anyaman / serta tembok lorong ini di penuhi dengan berbagai macam lukisan seperti lukisan tokoh legendaris Bolaang Mongondow Bogani dan gambar sebagai ilustrasi kerukunan umat beragama yang ada didaerah ini.

Baca Juga : Tembok Pagar Jadi Saksi Kerukunan Umat Beragama Ditempat Ini

Tak heran jika lorong pelangi ini  menjadi objek wisata yang menarik perhatian warga. Setiap hari banyak warga yang penasaran datang menyaksikan ataupun untuk berfoto ditempat ini.

“Lorong pelangi ini menjadi tempat wisata bagi warga kotamobagu sebagai tempat untuk berselfie, selain itu lukisan tokoh tokoh agama ditembok mengambarkan tingginya toleransi antar umat beragama,” ujar Afni salah satu pengunjung.

Nampak warga sedang berfoto di lorong pelangi.

Ini ternyata salah satu program Pemerintah Kota Kotamobagu yaitu program Kota Tanpa Kumuh atau Kotaku sebagai upaya menjauhkan dari kesan kekumuhan didaerah ini.

“Jadi ini adalah program kotaku kota tanpa kumuh, kota tanpa kumuh ini yaitu untuk menanggulangi wilayah atau tempat kekumuhannya sudah sangat tinggi. Oleh masyarakat ditempat ini dicat dengan warna warni sehingga dinamakan jalan pelangi atau lorong pelangi,” kata Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara, usai meresmikannya, Rabu, 3 Januari 2018.

Tatong Bara juga berpesan agar warga yang tinggal ditempat ini ataupun yang datang berkunjung untuk selalu menjaga keindahan tempat ini.

“Diharapkan bagi warga yang berkunjung agar menjaga keindahan  lorong pelangi ini serta memanfaatkan kotak sampah yang ada sehingga tidak membuang sampah sembarangan,” himbaunya.