Tjahjo Kumolo. Foto : setkab.

NASIONAL – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dalam menanggapi pro kontra penempatan perwira tinggi TNI dan Polri sebagai Pejabat Gubernur mengaku, dirinya baru sebatas meminta Kapolri agar menyiapkan personil jika dimungkinkan bisa jadi Pejabat Gubernur.

“Tentu, permintaan menyiapkan personil, sudah lewat kajian dan telaah. Bahkan konsultasi dan koordinasi. Sebab tak mungkin saya sebagai Mendagri, mengeluarkan keputusan tanpa kajian, koordinasi dan konsultasi,” kata Tjahjo sebagaimana dilansir laman setkab, Senin 29 Januari 2018.

Baca Juga : Pemerintah Tetapkan Bantuan Parpol Rp1000 per Suara Sah, Daerah Bisa Lebih

Terpisah, Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Arief Mulya Eddie mengatakan, bahwa Penjabat Gubernur dari Perwira Tinggi (Pati)  Polri baru sebatas usulan. Keputusan terakhir ada di Presiden, karena pengangkatan penjabat gubernur lewat Keppres.

“Usulan itu, bisa saja tidak jadi, karena keputusan akhir ada di tangan Presiden. Dan, sebagai pembantu tentu Mendagri perlu memberikan alternatif terbaik. Karena apapun stabilitas politik dalam negeri, jadi salah satu tanggung jawab Mendagri,” jelas Arief.