Yasti S Mokoagow bersama Tim dari Kemenpupr RI melakukan pertemuan dengan masyarakat Dumoga Timur.

BOLMONG – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai Program Padat Karya atau Cash for Work di 12 kabupaten pada 10 provinsi di tanah air.

Dilansir setkabgoid, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Imam Santoso menyebutkan, ke-12 daerah itu adalah Kabupaten Dharmasraya (Sumatea Barat), Muko-muko (Bengkulu), Musi Rawas (Sumatra Selatan), Lampung Tengah (Lampung), Kota Serang (Banten), Majalengka (Jawa Barat), Sragen, Grobogan, dan Cilacap (Jawa Tengah), Gorontalo (Provinsi Gorontalo), Bolaang Mongondow (Sulawesi Utara), dan Konawe (Sulawesi Tenggara).

“Pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada jumlah petani dan jumlah pelaksana kegiatan proyek padat karya dan jumlah penerima manfaat yang cukup signifikan dalam satu lokasi desa di masing-masing kabupaten tersebut,” jelas Imam di Jakarta, Kamis, 4 Januari 2018.

Ia berharap dengan adanya integrasi pelaksanaan proyek padat karya di lingkungan Kementerian PUPR akan memberikan hasil yang lebih optimal bagi masyarakat di daerah tersebut.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bolmong yang baru dilantik hari Jumat, 5 Januari 2018 kemarin, Ir Channy Wayong mengungkapkan bahwa, adanya program padat karya di Bolmong merupakan usaha yang dilakukan oleh Bupati Bolmong Dra Yasti S Mokoagow.

“Program PUPR penunjang program dana desa khusus pemberdayaan masyarakat di desa melalui program padat karya cash. Dari 10 provinsi, 12 Kab/kota, salah satunya bolmong yang mendapat program ini. Bantuan program ini atas perjuangan Ibu Bupati di akhir tahun 2017,” ungkap Channy Wayong, Sabtu, 6 Januari 2018.

Di Kabupaten Bolmong, program padat karya akan dilaksanakan di 2 kecamatan yaitu, Kecamatan Dumoga Timur dan Kecamatan Lolayan.

“Insya Allah akhir januari mulai action,” ujar mantan Kepala BPBD ini.

Program padat karya mencakup program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3TGAI), operasi dan pemeliharaan (OP) irigasi, Pengembangan Infrastruktur Sosial dan Ekonomi Wilayah (PISEW), Program Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (Pamsimas), Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), pembangunan rumah swadaya untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), rumah khusus dan pemeliharaan rutin jalan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here