KOTAMOBAGU – Harga  telur disejumlah pasar tradisional Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara melonjak naik. Rata-rata kenaikan mencapai 20 persen perbutir, naiknya harga telur diakibatkan permintaan konsumen yang meningkat untuk memenuhi kebutuhan natal.

Dari hasil pantauan dibandingkan dengan harga sebelumnya, harga telur naik Rp. 300 sampai Rp. 400 per butir, sehingga saat ini para pedagang menjualnya 1800 hingga 1900 rupiah per butir dari harga sebelumnya yaitu Rp. 1400 per butir.

Harga jual oleh pedagang terpaksa dinaikan, sebab pemasok telur di pasaran telah menaikan harga per bak atau per 30 butir telur. Sebelum memasuki bulan desember, harga per bak RP. 48.000, saat ini para pemasok menjualnya ke pedagang menjadi Rp. 55.000 per bak.

Baca :

 

Menurut Hading, salah satu pedagang, kemungkinan akan terus naik mengingat permintaaan setiap harinya terus meningkat. “ Diperkirakan harga  telur akan terus mengalami  kenaikan, apalagi permintaan masyarakat sangat banyak menjelang Perayaan Natal 25 desember 2017.”

Sementara warga yang datang berbelanja merasa telur yang dijual saat ini cukup mahal, namun untuk membuat kue natal, terpaksa harus membelinya. “ Biasa membeli telur Rp. 1500 per butir, kini sudah naik dan mahal. Untuk buat kue Natal,” kata Olivia yang ditemui sedang membeli telur.      

Warga berharap pemerintah dapat membantu untuk menertibkan harga di pasar agar tidak terjadi monopoli harga kebutuhan sehingga menjadi mahal.