Jokowi, Habibie dan Jimly/Istimewa

NASIONAL – Presiden Joko Widodo mengaku terkejut dan sampai sekarang ini masih dongkol dan jengkel atas keputusan Presiden Amerika Serikat  Donald Trump yang secara sepihak mengakui kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

“Kita ini kan sedang berbicara dalam forum internasional, mengantisipasi sikap Korea Utara, eh ternyata dikejutkan oleh pemerintah Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu kota Israel. Ini sungguh sangat mengejutkan, menjengkelkan, sekaligus membuat dongkol,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Silaturahmi Kerja Nasional ICMI, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/12) kemarin.

Baca

Sebelumnya, Jokowi telah menyampaikan sikap Indonesia yang mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat  terhadap Yerusalem sebagai Ibu kota Israel, dan meminta Amerika Serikat mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.

“Pengakuan sepihak tersebut telah melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB yang Amerika Serikat menjadi anggota tetapnya. Ini bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia,” kata Jokowi dilansir setkabgoid dalam pernyataan persnya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/12).

Presiden menegaskan, dirinya dan rakyat Indonesia tetap konsisten untuk terus bersama dengan rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya sesuai dengan amanat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Pembukaan Silaknas ICMI dihadiri oleh Presiden ketiga RI BJ. Habibie, Mensesneg Pratikno, dan Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie.