Sekkot bersama Direktur dan Wakil Direktur Pasca Sarjana

KOTAMOBAGU – Pasca Sarjana Universitas Sam Ratulangi Manado, baru-baru ini melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Kegiatan berupa pengobatan gratis untuk masyarakat oleh para dokter dari program S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat dan penyuluhan terpadu tentang jenjang pendidikan S2 dan S3 oleh pasca sarjana Unsrat Manado.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di gelar di Restoran Lembah Bening, Kelurahan Sinindian, Kota Kotamobagu, Sabtu (18/11), dan dibuka oleh Sekretaris Kota Kotamobagu, Asnan Massinae, SSTP, MSi.

Hadir pada kesempatan ini, Direktur Pasca Sarjana, Prof. Dr. Lucia Mandey, MS, Wakil Direktur Prof. Dr. Ir. Max Tulung, MS, Kepala Program studi S2 Agronomi, Prof . Dr. Ir . Wenny Tilaar, MS, Kepala Prodi S2 Lingkungan, Prof. Dr. Ir . Bobby. J. V. Polii, MS, Kepala Prodi S2 Perencanaan Wilayah Dr. Ir. Charles Ngangi, MS dan mahasiswa pasca sarjana.

Adnan Massinae dalam sambutannya, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Pasca Sarjana ini. “Pemerintah sangat merespon kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Ini tentunya punya banyak nilai manfaat bagi warga kota kotamobagu,” kata Adnan.

Ia juga menambahkan, saat ini pemerintah membutuhkan banyak tenaga medis, sehingga Unsrat diharapkan dapat membantu. “Pemerintah mengharapkan kerjasama yang baik dengan Unsrat agar kiranya dapat memberikan bantuan tenaga medis untuk dapat mengabdi di kota kotamobagu,” ujarnya.

Menanggapi pernyataan Adnan Massinae,  Direktur Pasca Sarjana, Prof. Lucia Mandey mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk memenuhi keinginan pemerintah. “Unsrat akan berupaya sebisa mungkin memenuhi permintaan pemerintah kota kotamobagu,” kata Prof. Lucia dalam sambutannya.

Pengobatan gratis

Pasca Sarjana

Pada penyuluhan tentang pasca sarjana, Prof. Lucia mengatakan, agar mahasiswa S1 terus giat menuntut ilmu hingga ke jenjang lebih tinggi. “Ada baiknya mahasiswa yang sedang atau sudah menjalani program S1 untuk melanjutkan ke jenjang pasca sarjana,” kata Prof. Lucia.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Prodi Agronomi, Prof. Wenny Tilaar menjelaskan, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat sering di lakukan beberapa wilayah setiap tahunnya.  

“Tujuannya agar mahasiswa pascasarjana dapat melihat secara langsung kegiatan-kegiatan dilapangan, kemudian bisa dijadikan sebagai karya tulis dalam penyusunan tesis,” terangnya.

Senada dengan Prof. Lucia, Ia juga mengajak para Sarjana untuk melanjutkan ke jenjang pasca sarjana. “Untuk menjadi SDM yang handal, tuntutlah ilmu setinggi-tingginya,” kata Prof. Wenny sambil menyebutkan salah satu mahasiswi asal kotamobagu sebagai contoh dan dibenarkan Ketua Minat Lingkungan, Prof. Bobby Polii.

Guru Besar dan Mahasiswa Pasca Sarjana

Kiat Mahasiswa

Susanti Hadji Ali, mahasisiwi pasca sarjana asal kota kotamobagu yang mengikuti Program Studi Agronomi Minat Lingkungan, Sub Minat Rencana Tara Ruang Wilayah Sumber Daya Alam mengatakan, untuk menjadi manusia yang handal, tidak ada batasan untuk sebuah ilmu pengetahuan dan tidak ada kesulitan jika mau untuk terus berusaha menjadi yang terbaik.

“Alhamdulilah di semester 3, dengan niat dan giat yang sungguh-sungguh bisa menyelesaikan seluruh mata kuliah, bisa Proposal penelitian , penelitian penyusunan tesis , dan rencana Seminar hasil Penelitian di akhir November 2017,” kata Mahasisiwi yang mengikuti program pasca sarjana sejak tahun 2016.

Susan panggilan akrab Susanti menargetkan, pada awal semester 4 Tahun 2018 dirinya bisa melaksanakan ujian tesis komprensif, sehingga bisa di wisuda pada bulan Februari 2018. “Targetnya ingin menyelesaikan studi S2 selama 1 Tahun 7 bulan.”

Ia melanjutkan, tidak ada batasan untuk sebuah Ilmu Pengetahuan, tidak ada yang tidak mungkin jika manusia mau dan terus berusaha untuk menjadi yang terbaik.

“Raihlah ilmu setinggi mungkin, perkembangan jaman dan modernisasi harus dibarengi dengan SDM yang handal, guna tercipta pembangunan berkelanjutan,” ujarnya memotivasi.