Ilustrasi

PORTAL MONGONDOW, KOTAMOBAGU – Kementerian Keuangan Republik Indonesia lewat Dirjen Perimbangan Keuangan Direktorat Pendapatan dan Kapasitas Keuangan Daerah, melaksanakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah Bidang Non Perpajakan, di Hotel Four Points, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (2/11/2017).

“Pelaksanaan Bimtek merupakan tindak lanjut program peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan daerah, yang sebelumnya telah dilaksanakan dalam bentuk Knowledge sharing keberhasilan kepala daerah,” ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Kotamobagu, Rio Lombone, saat mengikuti Bimtek.

Diskominfo Himbau Warga Kota Kotamobagu Segera Registrasi Kartu Prabayar

Menurut Rio, dalam kegiatan tersebut juga dibahas soal keuangan daerah level eksekutif, keuangan daerah kelas online (e-Learning), dan keuangan daerah bidang perpajakan.

“Dirjen Perimbangan Keuangan juga akan menyelenggarakan hal serupa terkait pengelolaan keuangan daerah non perpajakan, seperti akuntansi berbasis akrual, kebijakan penata usahaan perbendaharaan daerah, kebijakan pengelolaan barang milik daerah dan penerapan e-Government pada pemerintah daerah,” jelasnya.

Sebagaimana yang disampaikan Presiden Joko Widodo bahwa, pemerintah harus lebih keras lagi dalam pengelolaan keuangan daerah atau APBN maupun APBD.

Senada dengan Presiden, Menteri Keuangan Sry Mulyani, juga berpesan pada Rakernas Akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah 2016 lalu bahwa, pimpinan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dapat menyikapi laporan keuangan sebagai bagian integral dari upaya penciptaan good governance dan penyusunan kebijakan pemerintahan guna mensejahterakan rakyat.