Agung Adati saat memantau di kelurahan mogolaing

KOTAMOBAGU – Budaya hidup bersih dan sehat sudah seyogianya menjadi tanggung jawab bersama. Kesadaran akan tanggung jawab tersebut, hendaknya terus tumbuh di masyarakat dan diimplementasikan untuk kehidupan sehari-hari.

Di Kota Kotamobagu, upaya menciptakan kota bersih dan sehat terus dilakukan pemerintah melalui sosialisasi dan kerja nyata, ini dilakukan sebagai bagian pelayanan kepada masyarakatnya.

“Peran pemerintah melalui SKPD hanya memfasilitasi. ASN memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mensosialisasikan gerakan hidup bersih dan sehat sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Agung Adati, Senin (20/11).

Wali Kota Kotamobagu Pimpin Kerja Bakti di TPA

Gerakan nyata dengan terjun langsung ditengah masyarakat, merupakan upaya untuk medorong tingkat kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Peran serta masyarakat untuk menjaga lingkungannya sangat dibutuhkan. Salah satu bentuk kepedulian dengan tidak membuang sampah sembarangan terutama pada selokan dan sungai,” ucap Agung.

Ia melanjutkan, salah satu indikasi terjadinya musibah banjir di Kota Kotamobagu, disebabkan karena penumpukan sampah, baik di selokan maupun disungai.

“Mudah-mudahan dengan adanya gerakan ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan. Intinya, untuk kebaikan bersama,” harapnya.