Tinu Patras di ruang gawat darurat bedah

KOTAMOBAGU – Tinu Patras (59), korban penganiayaan yang dilakukan oleh anaknya, Musa Patras (18), saat ini masih berada di Ruang Gawat Darurat Bedah, RSUD Kotamobagu. Sampai saat ini, belum satu pun keluarga yang datang menjenguknya, padahal pihak RSUD membutuhkan persetujuan keluarga untuk penanganan lanjutan terhadapnya.

“Sejak masuk hari minggu (19/11) belum ada yang datang, padahal sudah dihubungi. Hari ini kami mendatangi pihak keluarga di Kelurahan Upai, namun ibu dari musa patras tidak bisa dimintai keterangan karena dalam kondisi tidak sehat mental,” kata Humas RSUD Kotamobagu, Gunawan Ijom, selasa (21/11).

Bejat! Anak Aniaya Ayahnya Menggunakan Balok

Musa ‘Si Anak Durhaka’ Akhirnya Tertangkap Oleh Warga

Sempat Mencuri, Ini Tempat Pelarian Musa Patras Selama 3 Hari

Gunawan menjelaskan, saat ini kondisi tinu patras sudah lebih baik dari sebelumnya, namun luka yang ada di bagian hidung akibat hantaman benda tumpul, harus ada tindakan medis lebih lanjut.

“Walaupun tidak ada keluarga yang datang, bapak tinu tetap kami rawat dengan baik. Saat ini ia sudah bisa duduk, namun dari hasil pemeriksaan terdapat keretakan di bagian hidung, ini perlu penanganan serius,” ujar Gunawan.

Disinggung berkaitan dengan administrasi penanganan terhadap Tinu jika keluarga tak kunjung datang.

“Itu belum kami pikirkan, yang terpenting saat ini bagaimana mengupayakan kesembuhan bapak tinu. Intinya, pihak RSUD akan menangani maksimal untuk kesembuhannya,” katanya.

Perlu diketahui, Musa Patras, pelaku penganiayaan telah dibekuk oleh anggota polsek urban kotamobagu berkat bantuan warga. Musa saat ini telah diamankan di sel tahanan Mapolsek untuk menjalani pemeriksaan.