ekonomi kotamobagu
Jusran Mokolanot (kanan) bersama Ir Ishak Sugeha (tengah) dan Begie Chandra Gobel (kiri) usai Komisi II melakukan hearing terhadap pimpinan BRI dan BNI
ekonomi kotamobagu
Jusran Mokolanot (kanan) bersama Ir Ishak Sugeha (tengah) dan Begie Chandra Gobel (kiri) usai Komisi II DPRD Kotamobagu melakukan hearing terhadap pimpinan BRI dan BNI

Kotamobagu, portalmongondow.com – Sekretaris Komisi II DPRD Kota Kotamobagu, Jusran Deby Mokolanot, berharap roda perekonomian Kotamobagu bisa digerakkan dengan anggaran sebesar Rp 600 Miliar.

Harapan tersebut disampaikan Mokolanot, saat diwawancarai sejumlah wartawan, usai Hearing Komisi II bersama pimpinan BRI dan BNI Cabang Kotamobagu.

“Jumlah sebanyak itu, tentu akan sangat efektif dalam menggerakkan roda perekonomian di Kotamobagu,” ujar Mokolanot.

Sebelumnya, dari hearing yang digelar pihaknya, terungkap jika dana stimulant yang dikucurkan pihak Perbankan di Kotamobagu, terutama dari dua bank ‘plat merah’, BNI dan BRI, untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR), mencapai lebih dari Rp 60 Miliar.

“Tahun ini BRI mengucurkan Rp 34,6 Miliar KUR Mikro untuk 1800 debitur di Kotamobagu. Sementara untuk Kredit Retail sebesar Rp 13,7 Miliar bagi 32 debitur. Demikian juga dengan BNI yang mengucurkan Rp 19,6 Miliar KUR Mikro untuk 91 debitur. Sehingga total dua perbankan ini menggerakkan roda perekonomian Kotamobagu dengan anggaran sebesar Rp 67,7 Miliar di tahun 2016,” terang Mokolanot.

Berdasarkan data KUR yang dikucurkan dua BUMN tersebut, Mokolanot pun berasumsi, jika setidaknya terdapat 7 bank di Kotamobagu, maka dana stimulant yang mengalir melalui paket KUR, bisa mencapai Rp 300 Miliar. Sehingga jika total KUR yang dikucurkan Perbankan ditambah separuh APBD Kotamobagu, digunakan untuk menggerakkan roda perekonomian di kota tersebut, maka Mokolanot berharap, perekonomian Kotamobagu bisa menjadi lebih baik lagi.

“Bayangkan jika tujuh bank di Kotamobagu mengucurkan total KUR sebesar Rp 300 Miliar, kemudian ditambah lagi separuh APBD kita, maka setidaknya roda perekonomian Kotamobagu akan digerakkan dengan dana sebesar Rp 600 Miliar. Dan itu baru berdasarkan data tahun 2016. Tentu, kita berharap, untuk 2017, anggarannya lebih besar lagi, sehingga kesejahteraan masyarakat di kota ini bisa terwujud,” tandas Politisi PKB ini.

Diketahui, Komisi II DPRD Kotamobagu, mulai Selasa (31/01/2017), siang tadi, akan menggilir para pimpinan Perbankan di kota tersebut, guna membahas peran Perbankan dalam menggerakkan roda perekonomian Kotamobagu. Hearing tersebut, sekaligus dimaksudkan untuk menggali sejauh mana komitmen Perbankan dalam memajukan perekonomian di kota yang diproyeksikan sebagai Ibukota Calon Provinsi Bolmong Raya tersebut. (man)