antisipasi flu burung
ilustrasi
antisipasi penularan flu burung
ilustrasi

Kotamobagu, portalmongondow.com – Beberapa waktu belakangan, penyakit flu burung diduga mulai mewabah di sejumlah lokasi di Kotamobagu. Walikota, Ir Tatong Bara, pun telah memerintahkan jajaran instansi terkait untuk bergerak cepat mengantisipasi terjadinya penularan flu burung terhadap manusia.

“Dinas Kesehatan harus bergerak cepat untuk memantau dan mendeteksi virus yang sudah menyerang ratusan unggas. Jangan sampai virus ini menular ke manusia,” ujar Tatong, Senin (17/10/2016), kemarin.

Merespon perintah Tatong, Dinas Kesehatan pun telah turun langsung ke lapangan, guna sosialisasi soal bahaya virus H5N1 yang biasa menyerang unggas tersebut.

“Kami bersama DP4K-KP (Dinas Pertanian, Perikanan, Peternakan, Perkebunan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan, red) telah turun langsung dan mensosialisasikan bahaya yang bisa ditimbulkan. Penularan flu burung bisa melalui kontak langsung dengan unggas, kotoran unggas serta cairan yang keluar dari hidung unggas. Itu yang harus diantisipasi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan, Nujannah Masloman, melalui Sekretaris Dinas, Ahmad Yani Umar.

Dirinya kemudian menjelaskan gejala yang biasa terjadi ketika seseorang terindikasi tertular flu burung, seperti demam/panas tinggi, sakit tenggorokan, batuk, pilek, sakit kepala dan sesak napas.

“Jika merasakan gejala-gejala itu , segera menghubungi tempat pelayanan kesehatan terdekat,” tandasnya. (tn/man)