progres terakhir pembangunan MRBM
Kabag Kessos, Adin Mantali (pertama dari kiri), bersama sejumlah Personil Komisi I DPRD Kotamobagu serta Dirut PT LBI, Wan Supit, saat meninjau kegiatan pembangunan MRBM, beberapa waktu lalu
pembangunan MRBM
Kabag Kessos, Adin Mantali (pertama dari kanan), bersama sejumlah Personil Komisi I DPRD Kotamobagu serta Dirut PT LBI, Wan Supit, saat meninjau kegiatan pembangunan MRBM

Kotamobagu, portalmongondow.com – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Bagian Kesejahteraan Sosial (Kessos), menegaskan komitmen untuk bersikap transparan terhadap setiap progress perkembangan kelanjutan pembangunan Masjid Raya Baitul Makmur tahun (MRBM) 2016 ini. Sebagai wujud komitmen, rencananya setiap progress pembangunan MRBM akan dilaporkan secara periodik melalui media massa, hingga proses paket pekerjaan yang meliputi kubah dan plat beton tersebut selesai dikerjakan pada akhir Desember mendatang.

Demikian ditegaskan Kepala Bagian (Kabag) Kessos Pemkot Kotamobagu, Adin Mantali, Kamis (11/08/2016), kemarin, usai peninjauan lapangan oleh pihaknya bersama Komisi I DPRD serta pihak ketiga, atau kontraktor proyek, PT Lumbung Berkat Indonesia (LBI).

“Setiap akhir bulan akan kita sampaikan sudah sejauh mana progress pekerjaan berlangsung. Nanti akan kita publikasikan secara luas di media massa,” ujar Mantali saat diwawancarai sejumlah pewarta.

Lanjut dijelaskan Mantali, progress dimaksud nantinya akan diambil dari laporan-laporan harian yang wajib disampaikan pihak ketiga kepada Pemerintah Kotamobagu.

“Ini sudah menjadi komitmen Pemerintah Kotamobagu, agar dalam prosesnya tidak akan ada rekayasa,” imbuh Mantali, yang juga berperan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) atas mega proyek tersebut.

Sementara Direktur Utama (Dirut) PT LBI, Wan Supit, mengaku tidak keberatan atas permintaan laporan secara periodik tersebut. Kepada para pewarta, Supit justru mengatakan, akan bermasalah jika pihaknya enggan melaporkan setiap perkembangan pekerjaan kepada Pemerintah.

“Baik itu laporan harian, mingguan atau bulanan, diminta atau tidak diminta tentu harus kita siapkan. Sebab, kalau kita mengurus pencairan tanpa ada laporan progress pekerjaan dari harian, mingguan hingga bulanan tadi, maka tentu akan bermasalah,” ujar Supit. (man)