masjid raya baitul makmur
Masjid Raya Baitul Makmur Kotamobagu (foto : istimewa)
pemenang tender mrbm
Masjid Raya Baitul Makmur Kotamobagu (foto : istimewa)

Kotamobagu,, portalmongondow.com – Kelanjutan proyek pembangunan Masjid Raya Baitul Makmur (MRBM) Kotamobagu mulai dilaksanakan. Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sebagaimana tahun sebelumnya, Komisi I DPRD Kotamobagu, rencananya, Kamis (11/08/2016), lusa, akan melakukan hearing terhadap pihak terkait, dalam hal ini Bagian Kesejahteraan Sosial (Kessos) Pemkot selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), serta kontraktor pemenang tender, PT Lumbung Berkat Indonesia (LBI).

Disampaikan Wakil Ketua Komisi I, Hi Agus Suprijanta, Selasa (09/08/2016), siang tadi, agenda tersebut penting dilakukan pihaknya, demi mengantisipasi pengalaman di tahun sebelumnya, dimana proyek berjalan tidak sesuai harapan.

“Selaku mitra kerja, kita akan mewarning langsung Bagian Kessos agar benar-benar melakukan pengawasan secara ketat terhadap pihak ketiga yang akan mengerjakan proyek ini,” tegas Agus.

Sementara Ketua Komisi I, Kadir Rumoroy, mengatakan proyek tersebut saat ini tengah menjadi sorotan warga Kotamobagu. Sehingga menurutnya, butuh keseriusan semua pihak demi terlaksananya apa yang menjadi harapan besar mayoritas warga Muslim di kota tersebut.

“Ini adalah kepentingan umat. Kita semua tentu sudah sangat merindukan selesainya masjid raya tersebut. Karenanya, kami pun akan menggunakan hak pengawasan kami semaksimal mungkin,” ujar Rumoroy.

Senada dikatakan salah satu personil Komisi I lainnya, Muliadi Paputungan, yang meminta Bagian Kessos selaku KPA untuk melakukan verifikasi faktual terhadap peralatan yang dimiliki kontraktor PT LBI. Hal ini dimaksudkan Muliadi, guna mengantisipasi kendala peralatan penunjang proyek oleh PT LBI sebagaimana dialami pihak ketiga di tahun 2015 lalu.

“Setahu saya, biasanya peralatan milik perusahaan juga dilampirkan saat dilakukan tender. Nah, itu perlu dilakukan verifikasi faktual agar nantinya peralatan yang digunakan oleh pihak ketiga benar-benar memadai, dan tidak menjadi kendala lagi di tahun ini,” tegas Muliadi. (man)