Wawali Buka Konsultasi Publik Dua Ranperda
Wakil Walikota Kotamobagu, Drs Jainudin Damopolii, saat membuka kegiatan Konsultasi Publik atas Ranperda Trantibum dan Ranperda Pengelolaan Limbah
Wawali Buka Konsultasi Publik Dua Ranperda
Wakil Walikota Kotamobagu, Drs Jainudin Damopolii, saat membuka kegiatan Konsultasi Publik atas Ranperda Trantibum dan Ranperda Pengelolaan Limbah

Kotamobagu, portalmongondow.com – Konsultasi publik atas dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) oleh Badan Legislasi (Banleg) DPRD Kota Kotamobagu, di Ballroom Sutan Raja Hotel Kotamobagu, Kamis (14/07/2016), siang tadi, Wakil Walikota (Wawali) Kotamobagu, Drs Hi Jainudin Damopolii, hadir sekaligus membuka secara resmi kegiatan.

Dalam sambutannya, Jainudin menekankan arti penting dua Ranperda, dalam mendukung perkembangan dan pembangunan Kota Kotamobagu yang kian dinamis. Baik Ranperda Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum), maupun Ranperda Pengelolaan Limbah, menurutnya sama penting.

“Kedua Ranperda ini nantinya akan berlaku dalam jangka panjang. Keduanya juga sangat penting dalam merespon dinamika dan perkembangan Kotamobagu ke depan,” ujar Jainudin.

Dirinya berharap, para peserta konsultasi publik sebisa mungkin dapat menyumbangkan pikiran dan saran atas materi kedua Ranperda yang dibahas.

“Mengingat pentingnya Ranperda ini, maka diharapkan sumbangan saran, ide dan pemikiran bapak/ibu sekalian dalam memperkaya materi pembahasan. Sebab, bagaimanapun, Kotamobagu adalah milik dan tanggung jawab kita bersama,” harapnya.

Menurut rencana, konsultasi publik atas kedua Ranperda akan dilakukan secara bergilir. Untuk hari ini, akan lebih dulu dilakukan konsultasi publik atas Ranperda Trantibum. Sementara untuk Ranperda Pengelolaan Limbah, akan dilakukan Jum’at, 15 Juli 2016, besok, di tempat yang sama.

Turut hadir dalam kegiatan ini, diantaranya, Ketua DPRD Kotamobagu, Hi Ahmad Sabir, Ketua Banleg DPRD Kotamobagu, Ir Ishak Sugeha, mayoritas Anggota DPRD Kotamobagu, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), para pimpinan SKPD, Camat serta Lurah/Sangadi se-Kotamobagu, serta sejumlah LSM dan tokoh masyarakat. (man)