Abdul Rivai Mokodompit (kedua dari kiri) bersama Pemuda Kelurahan Gogagoman, saat menyambangi Kantor DPRD Kotamobagu, Jum'at (24/06/2016), tadi malam
Abdul Rivai Mokodompit (kedua dari kiri) bersama Pemuda Kelurahan Gogagoman, saat menyambangi Kantor DPRD Kotamobagu, Jum'at (24/06/2016), tadi malam
Abdul Rivai Mokodompit (kedua dari kiri) bersama Pemuda Kelurahan Gogagoman, saat menyambangi Kantor DPRD Kotamobagu, Jum’at (24/06/2016), tadi malam

Kotamobagu, portalmongondow.com – Pemerintah Kota Kotamobagu telah memastikan akan mengelola pasar senggol yang selanjutnya disebut sebagai Bazar Ramadhan. Meski demikian, sejumlah masyarakat, terutama dari kalangan Pemuda Gogagoman, masih berharap untuk tetap dilibatkan dalam pengelolaan pasar musiman tersebut.

Salah satu tokoh masyarakat Gogagoman yang juga mantan Anggota DPRD Kota Kotamobagu, Abdul Rivai Mokodompit, pun angkat suara.

Kepada portalmongondow.com, Jum’at (24/06/2016), tadi malam, Mokodompit yang hadir bersama puluhan pemuda Gogagoman dalam rapat di Komisi II DPRD Kotamobagu, berharap pemuda Kelurahan Gogagoman akan tetap dilibatkan, sebagaimana pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya.

“Pada prinsipnya kita berkeinginan prosesnya berjalan sama dengan yang lalu-lalu. Sebab, tahun lalu juga ada SK Walikota, tapi tetap ada pendelegasian pengelolaan ke pemuda,” ujar Om Ipe, sapaan akrab Legislator DPRD Kotamobagu periode 2009-2014 ini.

Sembari berharap segera terjadi kesepakatan dengan Pemerintah Kotamobagu dalam rapat yang rencananya kembali digelar Sabtu (25/06/2016), pagi ini, Mokodompit mengaku tidak ingin jika pada akhirnya para Pemuda Gogagoman harus diperhadapkan dengan aparat keamanan.

“Dengan posisi yang ada sekarang, kami tidak ingin jika akhirnya harus berhadap-hadapan dengan aparat,” demikian Dia. (man)