aksi penghadangan mobil yang ditumpangi Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, di depan Rumah Dinas Walikota Kotamobagu
aksi penghadangan mobil yang ditumpangi Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, di depan Rumah Dinas Walikota Kotamobagu
aksi penghadangan mobil yang ditumpangi Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, di depan Rumah Dinas Walikota Kotamobagu

Kotamobagu, portalmongondow.com – Berkunjung ke Rumah Dinas Walikota Kotamobagu, dalam kapasitasnya sebagai Ketua MPR-RI, Selasa (17/05/2016), pagi tadi, Zulkifli Hasan yang juga merupakan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), mendapat sambutan kurang sedap dari sejumlah kader dan simpatisan PAN di daerah tersebut, terkait agenda pelantikan Pengurus DPW PAN Sulawesi Utara yang akan digelar hari itu juga.

Puluhan kader dan simpatisan yang mengatasnamakan pendukung Walikota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara, yang merupakan mantan Ketua DPW PAN Sulawesi Utara, dalam aksi demonstrasi di depan rumah dinas Walikota, meneriakkan berbagai statemen yang memojokkan Zulkifli serta Ketua DPW PAN Sulut yang baru akan dilantik, Sehan Salim Landjar.

Tak hanya itu, para demonstran juga sempat melakukan aksi penghadangan terhadap mobil Zulkifli Hasan, saat akan melintas meninggalkan Rumah Dinas Walikota, menuju lokasi pelantikan Pengurus DPW PAN Sulut, di Lapangan Olahraga Kelurahan Molinow.

Salah seorang warga lantas diamankan petugas lantaran nekat melakukan aksi penghadangan terhadap mobil yang ditumpangi Zulkifli, sembari membentangkan spanduk bertuliskan ‘PAN Sulut Diambang Kehancuran, So Pasti’.

warga penghadang mobil yang ditumpangi Zulkifli Hasan, saat diamankan petugas
warga penghadang mobil yang ditumpangi Zulkifli Hasan, saat diamankan petugas

Namun demikian, di hadapan para petugas, salah satu koordinator aksi, Irawati Makalunsenge, membantah keras jika warga yang diamankan tersebut merupakan bagian dari massa aksi. Dirinya bahkan balik menuding jika warga yang diamankan petugas merupakan penyusup yang sengaja ingin merusak suasana aksi yang digelar pihaknya.

“Silakan dicek daftar hadir kami, apakah ada nama yang bersangkutan. Atau, jangan-jangan dia adalah penyusup yang sengaja mengacaukan aksi kami,” kilah Ira yang dikenal sebagai orang dekat Tatong.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi soal identitas dari warga yang diamankan tersebut. (iman)