mintahang akbar
Ketua GP Anshor Kotamobagu, Dani Ikbal Mokoginta
Sekretaris Korda Nusantara Mengaji Kotamobagu, Dani Ikbal Mokoginta
Sekretaris Korda Nusantara Mengaji Kotamobagu, Dani Ikbal Mokoginta

Kotamobagu, portalmongondow.com – Pembacaan kitab suci Al-qur’an secara massal bertajuk ‘Nusantara Mengaji’ akan digelar serentak di seluruh Indonesia mulai Sabtu (07/05/2016), sekitar pukul 20.00 WIB, malam ini. Oleh inisiator nasional, Muhaimin Iskandar, gerakan ini ditargetkan akan menyelesaikan tak kurang dari 300 ribu khataman di seluruh Indonesia.

Hampir seluruh daerah dipastikan akan turut berkontribusi atas gerakan religius ini. Tak ketinggalan Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, yang oleh Koordinator Daerah (Korda) setempat, ditargetkan akan menyumbang hingga ratusan khataman.

“Korda Kotamobagu menargetkan untuk menyelesaikan sedikitnya 415 khataman. Melihat antusiasme berbagai pihak yang diajak untuk berkontribusi, Insya Allah target ini akan bisa terpenuhi,” ujar Sekretaris Gerakan Nusantara Mengaji Korda Kotamobagu, Dani Ikbal Mokoginta, saat dihubungi portalmongondow.com.

Menurut Mokoginta, untuk pembukaan malam ini, akan dipusatkan di kediaman Ketua Korda Gerakan Nusantara Mengaji, Jusran Deby Mokolanot, di Kelurahan Matali, Kotamobagu Timur.

“Ada sekitar 652 orang dari berbagai unsur yang akan mengikuti pembukaan di kediaman Ketua Korda. Selain itu, ada juga dua Mihrab besar lainnya untuk malam ini, yakni di Lapangan Mogolaing, serta di Madrasah Aliyah di desa Poyowa Besar,” terangnya.

Meski akan segera dibuka malam ini, namun pihaknya masih tetap membuka diri terhadap semua unsur yang ingin berkontribusi menambah target khataman Al-qur’an.

“Hingga kini sudah ada sekitar 4325 orang dari 30 desa/kelurahan se-Kotamobagu yang siap mengkhatamkan Al-qur’an. Namun kami masih tetap membuka diri bagi siapapun yang ingin berkontribusi. Sebagai informasi, untuk besok, Gerakan Nusantara Mengaji di Kotamobagu akan tersebar di 8 Mihrab besar,” tambahnya.

Gerakan Nusantara Mengaji ini sendiri, menurut Mokoginta, dilakukan untuk mendoakan keberkahan dan keselamatan bagi bangsa Indonesia, bagi daerah, serta bagi diri sendiri. (iman)