Kapolda Sulut, Wilmar Marpaung, usai mengikuti prosesi penganugerahan adat, Bogani in Totabuan, di halaman Kantor Bupati Bolmong
Kapolda Sulut, Wilmar Marpaung, usai mengikuti prosesi penganugerahan adat, Bogani in Totabuan, di halaman Kantor Bupati Bolmong
Kapolda Sulut, Wilmar Marpaung, usai mengikuti prosesi penganugerahan adat, Bogani in Totabuan, di halaman Kantor Bupati Bolmong

Kotamobagu, portalmongondow.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara, Brigadir Jenderal (Brigjen) Wilmar Marpaung, SH, mengakui sulitnya mengendalikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kantibmas) di 4 kabupaten dan 1 kota di Bolmong Raya, dengan hanya mengandalkan satu Kepolisian Resort (Polres) saja.

Karenanya, di hadapan sejumlah Kepala Daerah, dan tokoh masyarakat Bolaang Mongondow, Kamis (28/04/2016), kemarin, Marpaung menyampaikan komitmen dirinya untuk bisa memekarkan Polres Bolmong di tiap kabupaten/kota yang ada.

“Memang sangat sulit mengendalikan 4 kabupaten dan 1 kota di Bolmong Raya ini,” ujar Marpaung, saat membawakan sambutan, usai prosesi penganugerahan gelar adat dirinya selaku Bogani in Totabuan, di halaman Kantor Bupati Bolmong.

Dengan kondisi itu, dikatakan Marpaung, pihaknya memprioritaskan pembangunan Polres di masing-masing kabupaten/kota, yang juga merupakan jawaban pihaknya atas permintaan sejumlah tokoh Bolmong Raya.

“Apalagi sudah ada informasi dari para Kepala Daerah, bahwa lahan untuk membangun Polres di masing-masing daerah, sudah ada,” imbuhnya.

Sayangnya, usulan yang telah dilayangkan Polda Sulut ke Pemerintah Pusat, hingga kini masih menemui sejumlah kendala.

“Usulannya sudah kita buat. Hanya saja masih tertahan di Kementerian PAN-RB (Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi),” pungkasnya. (iman)